Sabtu, 24 Juli 2010

Anak Kecil Pun Menanam Pohon





Kader lingkungan yang ada di kelurahan Biringere, Bongki dan Balangnipa sejak Sabtu ( 24/7 ), mulai melakukan penanaman bibit pohon yang merupakan bantuan dari UPTD Kebersihan Sinjai. Di RW 05 Lompu kelurahan Biringere, tepatnya di BTN gojeng permai, kader lingkungan melakukan penanaman di depan masjid BTN gojeng. Penanaman pohon ini dimotori kelompok remaja di RW 05, dan yang menarik adalah keterlibatan sekelompok bocah cilik yang ikut terlibat dalam aksi penanaman ini.

Seakan tidak mau kalah dengan orang dewasa, anak-anak kecil inipun satu persatu mengangkat bibit pohon dan meletakkan pada lubang-lubang yang sudah dibuat. Apa yang dilakukan bocah-bocah cilik ini sebagai pertanda, bahwa mereka juga siap berpartisipasi dan melakukan yang terbaik untuk wilayahnya pada program Sinjai green and clean.

Menanggapi aksi tanam pohon oleh anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar ini, project officer Sinjai green and clean, Zainal Abidin Ridwan mengaku salut dan menilai langkah ini patut diacungi jempol,” aksi tanam pohon yang dilakukan bocah-bocah cilik di RW 05 BTN Gojeng ini patut diacungi jempol. Aksi tanam pohon ini saya yakini akan memunculkan kedekatan anak pada alam dan sejak dini anak memang perlu diajarkan cara merawat dan mencintai bumi,” Kata Zainal.

Sementara itu, selain di RW 05 Lompu, aksi tanam pohon juga dilakukan kader lingkungan di RW 01 dan RW 02 Tokinjong kelurahan Balangnipa. Penanaman bibit pohon penghijauan ini disambut baik oleh warga setempat, sebab baru kali ini wilayah mereka ditanami bibit pohon penghijauan. Di RW 01 Tokinjong memang selama ini dikenal sebagai wilayah pasang surut. Keberadaan pohon penghijauan ini diyakini akan membuat struktur tanah semakin kuat, dan juga akan mencegah terjadinya abrasi di wilayah ini. (*)

Read more "Anak Kecil Pun Menanam Pohon..."

Kamis, 22 Juli 2010

UPTD Kebersihan Bantu Bibit Penghijauan





Sebagai bukti keseriusan pemerintah daerah kabupaten Sinjai dalam mendukung program Sinjai green and clean, dinas prasarana daerah melalui UPTD Kebersihan kabupaten Sinjai menyerahkan bantuan bibit pohon penghijauan sebanyak 40 pohon. Bibit pohon penghijauan ini mulai di distribusikan sejak Kamis (22/7) ke masing-masing RW di 4 kelurahan yang akan mengikuti kompetisi kampungku bersih.

Menurut kepala UPTD Kebersihan Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, bantuan bibit penghijauan dari pemerintah daerah ini sebagai wujud keseriusan pemda Sinjai mendukung program Sinjai green and clean. Jefri juga berharap semua kader lingkungan Sinjai green and clean bisa memanfaatkan dengan baik pohon penghijauan ini, sebagai upaya mendukung program pemerintah daerah kabupaten Sinjai yang ingin membuat Sinjai menjadi kota yang hijau, bersih dan sehat.

“ bantuan bibit pohon ini diharapkan bisa menambah motivasi warga yang berpartisipasi pada program Sinjai green and clean, dan Insya Allah kedepan kami siap membantu lagi terutama untuk wilayah lain yang sangat membutuhkan bibit pohon penghijauan,” ungkap Kepala UPTD Kebersihan Sinjai, yang juga ketua KNPI kab. Sinjai.

Sementara itu, koordinator penyaluran bibit pohon penghijauan Sinjai green and clean, Nur Amita dan Nisba Ridwan, membenarkan adanya bantuan 40 bibit pohon penghijauan dari UPTD Kebersihan Sinjai. “ kami sangat berterima kasih kepada UPTD kebersihan yang bersedia memberikan bantuan bibit pohon penghijauan kepada setiap RW yang mengikuti program Sinjai green and clean. Dan mudah-mudahan ada pihak lain atau instansi lain yang ingin mengikuti jejak UPTD Kebersihan memberikan bantuan bibit pohon kepada wilayah binaan kami, “ harap Nur Amita.(*)

Read more "UPTD Kebersihan Bantu Bibit Penghijauan..."

Rabu, 21 Juli 2010

RW 03 Kokoe Siap Bersaing





Tidak ada kata terlambat, begitulah prinsip yang dianut kader lingkungan di RW 03 lingkungan Kokoe kelurahan Lappa menjelang kompetisi kampungku bersih Sinjai green and clean 2010. Meski sebelumnya sempat vakum dan tidak ada kegiatan, namun kali ini warga di lingkungan ini mulai sadar bahwa, menata lingkungan sendiri menjadi hijau dan bersih sangatlah penting. Bahkan Sejak Rabu ( 21/7) 2010 sore, warga dilingkungan ini mulai berbenah diri.

“ Tantangan program ini sebenarnya adalah partisipasi warga, dan saat ini kami mencoba memulai dari awal dan bertahap untuk mengajak masyarakat diwilayah ini mendukung program Sinjai green and clean,” Kata Hafid, motivator lingkungan kelurahan Lappa, yang baru ditunjuk menggantikan motivator sebelumnya yang kurang aktif.

Sementara itu, koordinator tim monitoring kelurahan lappa, Yusuf Yunus, mengajak warga di RW 03 Kokoe untuk bahu membahu mendukung program Sinjai green and clean. Program ini menurut Uchu, panggilan akrab Yusuf Yunus, sangat membutuhkan partisipasi penuh masyarakat karena dampaknya juga akan dirasakan masyarakat sendiri.” dengan memanfaatkan sampah atau barang-barang bekas menjadi barang yang berdaya guna dan berhasil guna, maka itu sudah menunjukkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kualitas lingkungan,” Ungkap Yusuf, usai memberikan dana stimulan kepada kader lingkungan di RW 03 Kokoe.

Hal yang sama juga ditambahkan Andi Nuryadin, humas Sinjai green and clean yang turut hadir saat pemberian dana stimulan kepada kader lingkungan. Menurutnya, sudah banyak contoh-contoh barang bekas yang bernilai ekonomis, yang sudah dihasilkan kader lingkungan di daerah lain,” dan saya berharap warga di kelurahan Lappa juga bisa melakukan hal yang sama,” katanya singkat. (*)


Read more "RW 03 Kokoe Siap Bersaing..."

Selasa, 20 Juli 2010

“GERBANG” BTN Gojeng Jadi Andalan






Warga di RW 05 Lompu kelurahan Biringere tampaknya sangat percaya kemampuan generasi muda dalam mengelola lingkungan diwilayahnya. Terbukti saat program Sinjai green and clean 2010 di luncurkan, yang sangat tampak berperanan dalam menata lingkungan yang berada di kawasan BTN Gojeng Permai adalah para remaja.

Bahkan karena program Sinjai green and clean inilah, mereka sepakat membentuk wadah yang diberi nama GERBANG atau Generasi Anak Bangsa BTN Gojeng Permai. Jumlah anggota GERBANG BTN

Gojeng Permai bahkan saat ini sudah mencapai puluhan orang, dan menjelang kompetisi kampungku bersih Sinjai green and clean, para anggota kelompok GERBANG ini, sudah membagi tugas masing-masing untuk menata semua titik yang ada di BTN Gojeng Permai.

Mereka optimis bisa membawa RW 05 Lompu menjadi yang terbaik pada ajang kompetisi kampungku bersih. Janji tersebut disampaikan saat koordinator tim monitoring Sinjai green and clean kelurahan Biringere, Saifullah Ahmad menyerahkan bantuan dana stimulan kepada kader lingkungan di wilayah ini, yang disaksikan langsung lurah Biringere, A. Yusran Maddolangeng.

Sementara itu, lurah Biringere, mengaku sangat berterima kasih kepada program officer Sinjai green and clean, karena dana stimulan ini bisa menambah motivasi warganya dalam menata dan mempercantik lingkungannya.” kami sangat berterima kasih kepada teman-teman dari Sinjai green and clean, karena dana stimulan ini semakin menambah motivasi kader-kader lingkungan di wilayah ini untuk berbuat lebih baik lagi,” ungkapnya.

Meski mendapat bantuan dana stimulan, namun Yusran tetap optimis dan yakin kepada warganya, bahwa meski tanpa bantuan, warga di RW 05 Lompu tetap akan berbuat. “ Sebenarnya meski tanpa dana stimulan tersebut, kami bersama warga di Biringere tetap memiliki kewajiban penuh untuk membuat wilayah di Biringere menjadi hijau, bersih dan sehat,” Katanya. (*)

Read more "“GERBANG” BTN Gojeng Jadi Andalan..."

Grafitti Ala RW 02 Lasiai





Selain RW 02 Popanda, menjelang pelaksanaan kompetisi kampungku bersih Sinjai green and clean 2010, kelurahan Bongki juga menyiapkan RW 02 Lasiai untuk ikut berkompetisi. Meski progres wilayahnya belum terlalu signifikan, namun warga di lokasi ini terus berkreasi dalam hal penataan wilayah. Seperti yang tampak disalah satu titik di sekitar perumahan warga di jalan Bulu Lasiai. Kader lingkungan di lokasi ini membuat grafitti atau tulisan dinding yang berisi ajakan untuk menata lingkungan, dan menjadikan Sinjai sebagai kota hijau dan bersih. Disela-sela tulisan dinding ini juga tampak dihiasi dengan pot-pot gantung, yang terbuat dari plastik-plastik bekas.

Asfah, salah seorang fasilitator lingkungan di kelurahan Bongki mengakui, kalau hingga saat ini kader lingkungan di wilayahnya terus berusaha semaksimal mungkin menata wilayahnya. Selain mulai membuat pesan-pesan moral di pagar milik warga, kader lingkungan di RW 02 Lasiai menurut Asfah juga sudah membuat tempat puntung rokok yang digantung di pohon serta bentuk kreasi lainnya.

“kami berusaha semaksimal mungkin mengajak warga lainnya dilokasi ini, untuk serius menata lingkungannya menjadi hijau dan bersih “ kata Asfah. Selain mengandalkan kreasi warga, keunggulan lain yang coba ditampilkan RW 02 Lasiai adalah daur ulang sampah plastik. Saat ini sudah ada beberapa hasil produksi daur ulang sampah plastik yang dikelola warga di tempat ini diantaranya, taplak meja dari sampah plastik mie instan.

“ Kami bersama kader lingkungan lainnya saat ini sudah bisa memproduksi taplak meja dari sampah plastik mie instan, dan mudah-mudahan saat penilaian kompetisi kampungku bersih, hasil karya kami sudah bisa dipamerkan,” ungkap Fitrawati, yang juga fasilitator lingkungan diwilayah ini.

Read more "Grafitti Ala RW 02 Lasiai..."

Minggu, 18 Juli 2010

Mulai Produksi Tas Daur ulang Sampah





Ingin tampil beda dibanding RW lainnya, RW 02 Tokinjong kelurahan Balangnipa terus melakukan inovasi, menyambut penilaian kompetisi kampungku bersih Sinjai green and clean 2010. Kerjasama dengan program nasional pemberdayaan masyarakat ( PNPM ) pun coba dijajaki. Hasilnya, kader lingkungan di wilayah ini berhasil mendapatkan bantuan 6 unit mesin jahit. Kini dengan 6 unit mesin jahit tersebut, kader lingkungan di RW 02 sudah bisa menunjukkan keahliannya dalam mendaur ulang sampah.

Saat ditemui di rumah salah seorang warga di RW 02 Tokinjong, motivator lingkungan kelurahan Balangnipa, Rudi Mude tampak berbaur dengan kader-kader lingkungan di wilayah ini yang tengah asyik melakukan daur ulang sampah. Menurut Rudi, warga di RW 02 sangat bersyukur bisa mendapatkan bantuan mesin jahit. “ Saya berharap mesin jahit ini dapat di manfaatkan secara maksimal, sebagai sarana bagi kader-kader lingkungan yang ingin membuat kerajinan daur ulang sampah yang memiliki nilai ekonomis,” harapnya.

Menghadapi kompetisi kampungku bersih Sinjai green and clean, kader lingkungan di wilayah ini semakin optimis mampu keluar sebagai yang terbaik, apalagi saat ini mereka sudah mampu memproduksi aneka tas unik dari sampah-sampah plastik. “ kami juga berencana membuat galeri hasil daur ulang sampah di wilayah kami, jadi tamu yang berkunjung ke wilayah ini bisa melihat langsung hasil karya kami,” kata salah seorang kader lingkungan RW 02.

Inovasi lain yang dilakukan kader lingkungan di wilayah ini adalah, menyiapkan fasilitas olahraga bagi warga setempat. Hasilnya, sebidang tanah yang berlokasi di Jl. Melati berhasil di sulap menjadi lapangan futsal. Bahkan rencananya, warga di RW 02 akan memoles lapangan ini menjadi lapangan yang hijau dengan pepohonan. (*)

Read more "Mulai Produksi Tas Daur ulang Sampah..."

RW 02 Popanda Bangun Gapura Permanen




Tidak mau kalah dengan RW lain, kader lingkungan di RW 02 Popanda kelurahan Bongki mulai membangun gapura permanen. Dana untuk membangun gapura permanen ini di peroleh dari dana swadaya masyarakat setempat. Keinginan untuk membangun gapura permanen ini merupakan kesepakatan para kader lingkungan dan warga lainnya saat pertemuan warga, di aula mesjid setempat Sabtu ( 17/7 ) 2010 baru-baru ini.

" Kami sudah bersepakat dengan warga lainnya untuk membangun gapura permanen di pintu masuk lingkungan popanda. Selain untuk mempercantik lingkungan kami, gapura ini juga sebagai persiapan menghadapi kompetisi kampungku bersih Sinjai green and clean " ungkap Syamsul Alam, salah seorang kader lingkungan Popanda.

Rencananya menurut syam, di gapura ini nanti akan dipasangi spanduk selamat datang serta akan di hias dengan pot-pot gantung dari barang-barang bekas. Sementara itu, lurah Bongki, Yuhadi Samad yang ditemui disela-sela kerja bakti warga di lingkungan Popanda mengakui kalau warga di RW 02 Popanda, merupakan satu-satunya RW di kelurahannya yang paling giat melakukan pembenahan lingkungan mengahadapi kompetisi kampungku bersih.

" RW 02 Popanda ini salah satu RW yang paling giat melakukan pembenahan lingkungan menghadapi kompetisi kampungku bersih. Selain RW 02, RW lain di kelurahan Bongki yang mulai menunjukkan adanya peningkatan dalam hal penataan lingkungan adalah RW di jl. Bulu Lasiai," beber Yuhadi.

Menjelang penilaian kompetisi kampungku bersih, lurah bongki ini optimis wilayahnya mampu bersaing dengan wilayah lainnya. Saat ini menurutnya, untuk menggenjot wilayahnya menjadi hijau dan bersih, semua potensi akan dimanfaatkan termasuk potensi generasi muda yang ada di kelurahan Bongki.

Sementara itu, disela-sela pelaksanaan kerja bakti warga di RW 02 Popanda , Minggu (18/7), divisi Humas Sinjai green and clean, Andi Nuryadin, ikut menyerahkan dana bantuan kepada kader lingkungan di RW 02. " meski jumlahnya terbatas, namun kami berharap dana bantuan ini bisa digunakan kader lingkungan diwilayah ini untuk membenahi lingkungannya termasuk dalam pembuatan gapura," kata Nuryadin. (*)


Read more "RW 02 Popanda Bangun Gapura Permanen..."
 

Green and Clean ©  Copyright by Sinjai Green & Clean | E-Mail : sinjaigreenandclean@gmail.com | Design by Tim Web Sinjai Green and Clean