Kamis, 05 Agustus 2010

Kader Lingkungan Mulai Terima Orderan




  • Hasil Daur Ulang Sampah

Setelah pelaksanaan kompetisi kampungku bersih Sinjai green and clean, kader-kader lingkungan di wilayah binaan Sinjai green and clean mulai menerima orderan atau pesanan daur ulang sampah dari para peminat. Di RW 02 Tokinjong kelurahan Balangnipa misalnya. Di wilayah ini, Iwan yang juga kader lingkungan RW 02 mulai menerima orderan aneka tas untuk tempat handphone. Bahan baku yang digunakan Iwan untuk membuat tas ini adalah sampah plastik refill atau isi ulang detergen.

Selain di RW 02 Tokinjong, kader lingkungan di RW 04 BTN gojeng permai juga sudah mulai menerima pesanan. Bahkan kader lingkungan di wilayah ini sementara mengerjakan pesanan tim kerja Sinjai green and clean, berupa figura dari koran bekas. “ teman-teman saat ini mengerjakan figura dari koran-koran bekas yang dipesan tim kerja Sinjai green and clean, jumlahnya lumayan banyak,” kata Anti, motivator kelurahan Biringere. RW 04 BTN Gojeng memang memiliki kader-kader lingkungan yang mampu mendaur ulang sampah-sampah plastik, menjadi aneka jenis kerajinan diantaranya, penutup toples, kalung, gelang serta dompet.

Bahkan salah seorang fasilitator di RW 04 BTN gojeng, Andi Hairianti, saat ini sudah membukukan aneka jenis hasil kerajinan daur ulang sampahnya. “ saya sengaja membuat buku khusus daur ulang sampah, agar masyarakat yang berminat membuat kerajinan daur ulang sampah bisa mempelajarinya,” ungkapnya.

Selain dua wilayah ini, kader-kader lingkungan di RW lainnya juga sudah mulai melakukan daur ulang sampah plastik. Mereka semakin sadar bahwa dengan sedikit kratifitas, barang-barang yang sebelumnya hanyalah sampah ternyata memiliki nilai ekonomis, yang bisa menambah pendapatan keluarga. Apa yang dilakukan para kader lingkungan ini, tentu sangat menggembirakan. Selain sudah membantu pemerintah dalam mengurangi volume sampah terutama sampah plastik, warga juga sudah memiliki penghasilan tambahan. (*)


Read more "Kader Lingkungan Mulai Terima Orderan..."

Rabu, 04 Agustus 2010

Kel. Lappa Kembali Benahi Wilayah




Setelah sebelumnya hanya mengikutkan satu RW pada kompetisi kampungku bersih Sinjai green and clean 2010, kelurahan Lappa saat ini mulai membenahi sejumlah wilayah untuk diikutkan pada program Sinjai green and clean. Kalau sebelumnya hanya warga di RW 03 Kokoe yang berpartisipasi pada program ini, kini hampir semua RW di kelurahan Lappa tertarik untuk berpartisipasi. Menurut Hafid, motivator kelurahan Lappa, untuk saat ini warga di salah satu RW di jalan cakalang mulai membenahi wilayahnya.

Warga di jalan cakalang menurutnya, ingin memulai dari sekarang,” jadi bukan karena ada lomba sehingga warga mau berbuat, saat ini saja mereka secara perlahan mulai menata dan mempercantik lingkungannya,” kata Hafid. Motivasi warga di kelurahan yang di dominasi para nelayan ini semakin berlipat. Ini setelah sebelumnya saat penilaian kampungku bersih, kepala kecamatan Sinjai Utara A. Junaedi, berencana akan membuat lomba kebersihan dan keindahan antar lingkungan.

Kegiatan ini menurut camat Sinjai Utara saat memberikan sambutannya Sabtu ( 31/7 ) pekan lalu, sebagai pra persiapan menghadapi program Sinjai green and clean yang salah satunya adalah kompetisi kampungku bersih. “ saya akan berupaya agar semua RW di kecamatan Sinjai Utara bisa mengikuti program Sinjai green and clean, karena program ini terbukti disambut antusias oleh semua warga kami terutama mereka yang ingin perubahan pada lingkungan mereka,” Kata Junaedi, camat Sinjai Utara.

Selain kelurahan Lappa, 3 kelurahan lainnya di kecamatan Sinjai utara saat ini juga terus berbenah diri. Bahkan di kelurahan Bongki dan Biringere, warga sudah memiliki jadwal kegiatan kerja bakti massal. “ Saya kira ini hal yang cukup bagus, karena warga bisa terus bersama-sama menjaga lingkungannya,” kata koordinator Sinjai green & clean wilayah kel. Bongki, Andi Nuryadin. (*)




Read more "Kel. Lappa Kembali Benahi Wilayah..."

Tim Monitoring Pantau Wilayah




Tim monitoring Sinjai green and clean rencananya dalam waktu dekat ini, akan kembali melakukan pemantauan wilayah yang sebelumnya sudah mengikuti ajang kompetisi kampungku bersih. Monitoring wilayah ini bertujuan untuk melihat, sejauh mana perkembangan wilayah setelah kader-kader lingkungan mengikuti kompetisi kampungku bersih. Monitoring juga bertujuan sebagai evaluasi bagi para motivator dan fasilitator lingkungan, yang selama ini sudah diberikan tugas menata dan mengelola lingkungan bersama warga diwilayahnya masing-masing.

“ Insya Allah dalam waktu dekat ini kami akan kembali melakukan monitoring wilayah untuk melihat perkembangan wilayah masing-masing, setelah para kader-kader lingkungan di sibukkan dengan penilaian kompetisi kampungku bersih, “ Ungkap koordinator divisi monitoring wilayah Sinjai green and clean, Saifullah Ahmad. Sebelumnya menurut Saifullah, tim kerja Si greEn sudah melakukan monitoring awal sehari setelah pelaksanaan kompetisi kampungku bersih, yakni pada hari Minggu ( 1/8 ) baru-baru ini.

Saat pra pemantauan tersebut, tim menemukan dua RW, masing di RW 04 Lompu kelurahan Biringere serta RW 02 Popanda kel. Bongki masih tetap melaksanakan jadwal rutinnya yakni kerja bakti massal. “ Ini menunjukkan bahwa warga terutama kader-kader lingkungan bekerja bukan hanya sekedar menghadapi perlombaan, namun mereka bekerja karena ingin melihat lokasi tempat tinggalnya bersih, hijau dan sehat,” Tambah koordinator monitoring Si GreEn.

Satu hal yang membanggakan menurut Ulla, sapaan akrab Saifullah, bahwa saat kerja bakti massal di kedua RW tersebut, Lurah Biringere A. Yusran Maddolangeng serta Lurah Bongki Yuhadi Samad, tampak berbaur dengan warga. “Keterlibatan langsung aparat pemerintah akan menjadi motivasi tersendiri bagi warganya,” katanya. (*)


Read more "Tim Monitoring Pantau Wilayah..."

Senin, 02 Agustus 2010

Tim Si GreEn Rapat Evaluasi




Program akan dipertajam

Kompetisi kampungku bersih memang telah usai, namun bukan berarti program-program Sinjai green and clean ( Si GreEn ) telah berakhir. Setelah pengumuman hasil kompetisi yang rencananya dilakukan pada tgl 17 Agustus 2010 nanti, sejumlah agenda kembali menanti. Hal ini dibahas saat rapat evaluasi tim kerja Sinjai green and clean, Minggu ( 1/8 ) 2010 di sekretariat Sinjai green and clean. Rapat evaluasi yang dipimpin project officer Sinjai green and clean, Zainal Abidin Ridwan, membahas rencana aksi atau program Si GreEn berikutnya.

Rapat yang turut dihadiri tim kerja serta para motivator Si GreEn ini, lebih banyak membahas program kerja yang sudah dilaksanakan diantaranya, workshop pengelolaan sampah mandiri serta kompetisi kampungku bersih. Menurut humas Si GreEn, Nisba Ridwan, kedepan perlu adanya penajaman program agar masyarakat semakin banyak yang bisa berpartisipasi dalam pengelolaan lingkungan diwilayahnya. “ Program-program yang sudah ada perlu lebih dipertajam, agar lebih banyak lagi masyarakat atau kader lingkungan yang bisa berpartisipasi dalam pengelolaan lingkungan diwilayahnya masing-masing,”Ungkap Nisba.

Saat rapat juga muncul usulan menggelar buka puasa bersama para kader lingkungan, “ hal ini bertujuan untuk mempererat tali silaturrahim antar sesama kader lingkungan, selain itu bisa kita manfaatkan sebagai sarana untuk membahas program kerja kedepan,” kata sekretaris Si GreEn, Yusuf Yunus.

Sementara itu project officer Si GreEn, saat rapat menyampaikan bahwa untuk mempertajam program-program yang sudah ada, pihaknya berencana melakukan workshop pengelolaan sampah mandiri di tingkat RW. Hal ini bertujuan agar semua warga di wilayah tersebut bisa berpartisipasi dan bisa memahami cara-cara mengelola sampah organik maupun an organik. “ setelah kompetisi kampungku bersih, kami berencana melakukan workshop pengelolaan sampah mandiri di tingkat RW, dengan harapan akan lebih banyak lagi warga yang bisa berpartisipasi,” harap Zainal. (*)

Read more "Tim Si GreEn Rapat Evaluasi..."

Minggu, 01 Agustus 2010

Masyarakat Nelayan Tumpah Ruah




- Zainal : Terima Kasih Kader Lingkungan !

Warga di kelurahan Lappa yang didominasi para nelayan, tumpah ruah di RW 03 lingkungan Kokoe, tepatnya di jalan Cumi-cumi. Ratusan warga di wilayah ini sangat antusias menyambut kedatangan tim penilai kompetisi kampungku bersih Sinjai green and clean, bersama anggota rombongan dari tim kerja Sinjai green and clean. Bersama rombongan juga hadir camat Sinjai utara, A. Junaedi, serta pelaksana tugas lurah Lappa.

Kedatangan tim penilai dari yayasan peduli negeri ini langsung di sambut iringan qasidah rebana, dari anak-anak TK/TPA. Puluhan anak-anak berpakaian baju bodo serta kader-kader lingkungan setempat juga ikut berpartisipasi pada acara penyambutan ini. Dalam sambutan penerimaannya, camat Sinjai Utara menyatakan bahwa sejak program Sinjai green and clean ini diterapkan di wilayah yang dipimpinnya, perubahan pola pikir dan tingkah laku masyarakat dalam memperlakukan lingkungan tempat tinggalnya sangat terasa.

“ saya berharap program ini dilanjutkan karena, saya mulai merasakan adanya perubahan pola pikir masyarakat kami dalam mengelola lingkungan tempat tinggalnya. Kedepan kami akan mencoba menggenjot wilayah lainnya agar turut berpartisipasi,” Ungkap camat Sinjai Utara, Junaedi. Hal lain yang disampaikan camat Sinjai utara ini dihadapan ratusan warga kelurahan Lappa adalah, keinginan pihaknya menggelar lomba kampungku bersih tingkat lingkungan. “ pemenang lomba kampungku bersih tingkat lingkungan inilah nantinya yang akan di ikutkan lomba kampungku bersih antar kelurahan,” jelasnya.

Sebelum melakukan penilaian di RW 03 Kokoe kelurahan Lappa, tim penilai sebelumnya mendatangi RW 02 lingkungan benteng kelurahan Bongki. Di wilayah ini, tim penilai juga disambut antusias oleh tokoh-tokoh masyarakat setempat. Sementara itu, project officer Sinjai green and clean, Zainal Abidin Ridwan menyatakan bahwa, jadwal penilaian dan roadshow kampungku bersih berakhir di RW 03 Kokoe. Roadshow kampungku bersih sendiri berlangsung sejak Rabu ( 28/7 ) lalu dan berakhir pada Sabtu ( 31/7 ). Menurutnya, dari 52 RW yang ada di 4 kelurahan ( Bongki, Biringere, Balangnipa dan Lappa ) yang menjadi wilayah binaan Sinjai green and clean, hanya 6 RW yang mengikuti kompetisi kampungku bersih.

“ Saya berharap kedepannya, jumlah RW yang mengikuti kompetisi kampungku bersih akan bertambah, karena kompetisi ini merupakan ajang untuk melihat sejauh mana progress wilayah dan tingkat pemahaman warga mengenai teknis pengelolaan sampah organik maupun an organik,” Harapnya. Zainal menambahkan bahwa, untuk tahun pertama Sinjai green and clean ini, pihaknya sudah melihat adanya grafik peningkatan tingkat partisipasi warga dalam pengelolaan lingkungan. “ kami juga mengucapkan terima kasih kepada kader-kader lingkungan yang telah berbuat maksimal, dalam menata dan mengelola sampah di wilayahnya masing-masing,” ungkapnya. (*)




Read more "Masyarakat Nelayan Tumpah Ruah..."

Sabtu, 31 Juli 2010

Prosesi Penyambutan Sarat Unsur Seni





Saat Penilaian di Kel. Biringere

Tidak ingin kalah dengan wilayah lainnya, kader lingkungan di RW 04 (bukan RW 05 seperti yang ditulis sebelumnya) Lompu tepatnya di BTN Gojeng permai kelurahan Biringere, mengeluarkan semua kemampuan terbaiknya saat penilaian kompetisi kampungku bersih Sinjai green and clean, Jumat (30/7) 2010. Ini dibuktikan dengan prosesi penyambutan rombongan tim penilai yang sarat dengan unsur seni. Saat rombongan tim penilai dari yayasan peduli negeri bersama unsur pemerintah daerah yang diwakili sekretaris daerah Sinjai, Mansyur A. Yacub memasuki gerbang BTN Gojeng, rombongan langsung disambut seorang gadis cilik memakai baju bodo yang membacakan osong atau puisi bugis.

Prosesi penyambutan tidak berhenti disini, setelah pembacaan osong kemudian muncul sekelompok penari yang membawakan tari Paduppa. Prosesi penyambutan ditutup atraksi hula hop dan pertunjukkan kolaborasi musik tradisional dan modern oleh bocah-bocah cilik di RW 04 ini. Ratusan warga di lingkungan ini juga tampak hadir mengikuti prosesi penyambutan rombongan.

Dalam sambutannya dihadapan ratusan warga di wilayah ini, Sekretaris daerah Sinjai, Mansyur A. Yacub mengakui program Sinjai green and clean ini sangat berguna dalam merubah pola pikir masyarakat, yang sebelumnya belum terlibat penuh dalam pengelolaan lingkungan hidup di wilayahnya.” Karena sebagian besar warga di RW 04 ini adalah aparat pemerintahan, maka saya yakin semua warganya sudah sadar dan paham arti pentingnya menjaga lingkungan, sehingga saya berharap RW 04 bisa menjadi contoh bagi wilayah lainnya,” harap Mansyur

Usai memberikan sambutan, sekda sinjai bersama tamu lain diantaranya Kepala Pedaltam A. Mulawangsa, Camat Sinjai Utara A. Junaedi, Lurah Biringere A. Yusran serta project officer Sinjai green and clean, Zainal Abidin Ridwan, langsung disuguhkan aksi para model cilik yang melenggak lenggok diatas catwalk. Yang menarik dari fashion show ini adalah asesoris yang dipakai para model cilik ini. Mereka mengenakan aneka produk hasil daur ulang sampah diantaranya, kalung dari bekas gelas minuman teh, gelang dari bekas botol air mineral serta ada pula tas yang terbuat dari pipet plastik. Sementara itu, usai pertunjukkan yang dilakukan para model cilik ini, tim dari yayasan peduli negeri bersama tim kerja Sinjai green and clean langsung menyisir semua titik di RW 04 ini. (*)


Read more "Prosesi Penyambutan Sarat Unsur Seni..."

Kamis, 29 Juli 2010

Kelompok Daur Ulang Sampah Sudah Terorganisir





Saat penilaian di Kel. Bongki

Kreatif, adalah kata yang pantas disematkan untuk warga di RW 02 lingkungan Popanda kelurahan Bongki, saat tim penilai kompetisi kampungku bersih Sinjai green and clean melakukan roadshow di wilayah ini. Saat rombongan tim Yayasan peduli negeri bersama unsur pemerintah daerah Sinjai memasuki pintu gerbang wilayah, rombongan langsung disambut lagu green and clean yang dibawakan puluhan anak-anak TK/TPA. Bukan hanya anak-anak TK/TPA yang menyambut, namun anggota majelis taklim RW 02 juga turut memberi sambutan hangat.

Usai disambut meriah, para anggota rombongan yang terdiri dari tim penilai dari yayasan peduli negeri, project officer Sinjai green and clean, Zainal Abidin Ridwan serta kepala kantor lingkungan hidup Andi Mulawangsa dan kepala UPTD kebersihan Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, langsung di terima secara resmi dirumah salah seorang kader lingkungan di wilayah ini. Sementara itu, kepala kecamatan Sinjai Utara, A. Junaedi, juga tampak hadir bersama rombongan.

Kepala kelurahan Bongki, Yuhadi Samad, dalam sambutan penerimaannya sangat berharap adanya masukan dan motivasi dari para tim penilai kepada kader-kader lingkungan diwilayahnya. Motivasi ini menurutnya, agar kedepan wilayah binaan Sinjai green and clean di kelurahan Bongki bisa berkembang di masa-masa yang akan datang. Sementara itu, Kepala UPTD Kebersihan, Andi Jefrianto Asapa selaku penasehat program Sinjai green and clean mengatakan bahwa, untuk kedepan program ini perlu di pertajam. Menurutnya, partisipasi warga bersama unsur pemerintah setempat sangat menentukan berhasil atau tidaknya program Sinjai green and clean.

“ Khusus di lingkungan Popanda ini, kami sangat salut perkembangan wilayahnya, terlebih di RW 02 ini banyak memiliki tokoh-tokoh masyarakat yang sangat peduli terhadap lingkungan,” ungkap kepala UPTD kebersihan Sinjai. Setelah diterima secara resmi, tim penilai dari yayasan peduli negeri ( YPN ) kemudian menyisir semua titik di RW 02 Popanda. Salah satu yang menarik perhatian tim penilai adalah, kemampuan kader lingkungan di wilayah ini dalam mengorganisir sistem pengolahan sampahnya salah satunya dengan pembagian tugas kelompok daur ulang sampah, seperti kelompok pengepul, kelompok pencuci hingga pada pengelola galeri hasil daur ulang sampah warga. (*)

Read more "Kelompok Daur Ulang Sampah Sudah Terorganisir..."
 

Green and Clean ©  Copyright by Sinjai Green & Clean | E-Mail : sinjaigreenandclean@gmail.com | Design by Tim Web Sinjai Green and Clean